Only Office Desktop merupakan aplikasi perkantoran dengan tampilan hampir mirip dengan Microsoft Office.

Only Office Dektop dengan berbasis open source yang saat ini sudah pada versi 4 dapat dijadikan aplikasi pendukung perkantoran pengguna. Di lain pihak seperti aplikasi LibreOffice dan WPS Office juga banyak pengguna yang tetap memakai aplikasi tersebut.

Banyak keunggulan dan kekurangan dari masing-masing aplikasi tersebut. WPS Office misalnya, aplikasi ini tidak ada fitur equation seperti yang ada pada aplikasi LibreOffice dan Only Office Desktop. Selain itu WPS Office juga sifatnya properti, walaupun ada yang open source, namun pada basis open source ini fiturnya tidak selengkap yang berbayar.

Only Office Desktop sendiri menurut saya menarik sekali dapat dijadikan alternatif lain dari LibreOffice maupunt WPS Office. Kendala yang saya rasakan sebagai seorang pengguna yang awam, tampiran daripada aplikasi Only Office Desktop ini masih membingungkan.

Dari menu bar misalnya, pada aplikasi Only Office Desktop tidak ada menu bar. Hasilnya saya (pengguna) bingung untuk mencari di mana lokasi pengaturan ini dan itu. Tidak hanya itu, proses aplikasi juga berat. Beberapa kali saya gunakan untuk mengerjakan makalah dengan sekitar 10-15 lembar proses penyimpanan butuh waktu lama. Apalagi saat akan mencetak, prosesnya lama sekali.

Dari cerita di atas, bisa ada gambar bahwa aplikasi perkantoran masing-masing yang digunakan ada sisi keunggulan dan kelemahan.

Bila Anda ingin menginstal, maka dapat mengikuti caranya seperti di bawha ini. Sebelumnya harus mengunduh file *.deb di sana.

Untuk tampilan aplikasi kurang lebih seperti ini. (maaf hanya menampilkan pengolah kata saja, karena proses pengambilan screenshot aplikasinya Only Office Desktop terasa berat) Jadi seperti pada gambar ini.

Only Office Desktop Writer

Only Office Desktop Writer

Adapun kenapa mengalami hal seperti di atas, saya juga tidak tahu kenapa Only Office Desktop terasa berat. Padahal sepsifikasi komputer saya sendiri dapat dikatakan cepat.

Untuk sistem yang saya pakai adalah Linux Mint 17.0 dengan hardwa Intel Core i5, RAM 6 GB. Kondisi saat mengambil gambar dengan membuka aplikasi Inkscape, Gedit, Thunar, Terminal, dan Firefox dengan 10 tab sekaligus.

Bila menggunakan aplikasi lain tetap bisa mengambil gambar dengan sempurna. Wah, tulisan ini lebih tepatnya bukan Cara Install Only Office Desktop, namun curhat atau mereview dari apa yang dialami pengguna. Ganti judul apa yah?