Tradisi Mbawon dan Nyonggah masih digandrungi petani

Tradisi Mbawon dan Nyonggah masih digandrungi petani

Musim panen bisa dikatakan sudah mulai rampung. Padahal baru sekitar dua mingguan namun padi sudah banyak yang dipanen.

Tradisi  mbawon menjadi satu momen penting saat-saat musim panen. Masyarakat sendiri banyak yang ikut mbawon kepada para pemilik sawah.

Beberapa diantaranya ada yang membuat sebuah kelompok mbawon agar mempermudah dalam pembagian hasilnya. Tetapi ada juga yang tidak ikut bergabung dengan kelompok. Yang nantinya hasil mbawon untuk dia sendiri setelah dikalkulasi oleh pemilik sawah.

Arti kata mbawon sendiri adalah suatu jasa membantu pemilik sawah dalam memanen padi di lahan persawahan. Pembayaran atau upah hasil dari jasa mbawon-nya dikalkulasi dari seberapa banyak hasil panen.

Nyonggah sendiri merupakan kegiatan mengusung padi yang sudah dimasukkan ke dalam karung. Buruh tani berjalan dari tengah sawah hingga ke rumah atau ke pinggir jalan sambil membawa karung padi. Padi yang sudah dalam bentuk karungan dibawa di atas punggung maupung di atas kepala oleh pada petani.


Satu karung sendiri beratnya 40 kg hingga 50 kg. Jadi setiap orang yang nyonggah membawa padi di pundaknya itu seberat sekitar 40 – 50 kg per karungnya.

Alhamdulillah, Pos Ronda Diresmikan

Alhamdulillah, Pos Ronda Diresmikan

Pos Ronda warga RT 01 RW 06 Semingkir, Desa Kalikudi Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap yang dibangun gotong royong oleh warga setempat akhirnya diresmikan. Hari ini tepat malam Jumat Kliwon menjadi hari penetapan peresmian pendirian Pos Ronda, Kamis (4/5/2017).

(lebih…)