Alhamdulillah di hari Minggu ini (31/07/2016) bertepatan dengan minggu terakhir di bulan Juli ini. Saya menikmati jajanan pasar yang bikin nylekamin lidah. Sederhana tapi menggugah selera. 😀

Dadar Gulung, yah itu namanya. Jajanan pasar yang satu ini rasanya manis, gurih yang dibalut dengan kulit yang dibuat dari tepung. Ditengah – tengah diberi adonan parutan kelapa yang dicampur dengan gula merah. Emmm,.. maknyus rasane.

Saya kira diperkotaan ini tidak ada makanan khas desa. Apalagi jajanan pasar seperti Dadar Gulung ini, jarang sekali saya melihatnya. Sekalipun ada itu juga untung – untungan. Setiap hari Sabtu malam Minggu di Tangerang tepatnya di desa Poris Plawad ada pasar kaget. Pasar ini selalu ada pas malam Minggu. Pedagang dari mana saja datang mengais rejeki. Ada yang jual baju, pakaian dalam, makanan, sendal dan sepatu hingga permaianan anak seperti odong-odong juga ada.

Nah, pedagang jajanan pasar ada tidak? Belum tentu ada, tapi biasanya dia datang dengan membawa berbagai jajanan pasar. Seperti klepon, kupat lepet, grontol, hingga dadar gulung.

Eits, untuk Dadar Gulung yang satu ini bukan beli pada malam itu ya. Tapi di pagi hari juga ada yang jualan loh. Dia keliling sekitar perumahan menjual berbagai macam makanan pedesaan. Ada ketan, putu ayu, dan sebagainya.