Waahyu.my.id – Kemarin (8/02/2016) baru saja dapat oleh – oleh dari kakak yang baru saja pulang kampung ke Cilacap. Katanya dititipi oleh – oleh dari Ibu. Ternyata jajannya adalah Jenang Wijen, wah ini kesukaan saya.

Pada masa sekarang terkadang masing jarang yang suka makanan khas jaman dulu. Seperti Jenang misalnya, makanan ini seringkali hanya muncul pada acara – cara tertentu. Entah itu hajatan, atau acara selamatan memeteri bumi. Padahal Jenang ini mempunyai cita rasa yang berbeda dari makanan lainnya. Boleh bisa dikatakan coklat jawa (saya menyebutnya). Seperti apa sih Jenang itu?

jenang

Jenang Wijen, Cilacap

Jenang ini berwarna merah agak hitam, sangat manis. Warna makanan dan manis dari gula merah yang dihaluskan. Sementara bahan – bahan untuk pembuatannya adalah gula merah, beras ketan, sedikit tepung kanji(ada yang memakai ada yang tidak), bumbu rempah, minyak dan santan.

Proses pembuatannya memakan waktu cukup lama, itu tergantung pada banyaknya adonan yang dimasak. Apabila sampai puluhan kilo, Jenang akan matang kurang lebih seharian penuh. Memasaknya pun harus selalu diaduk tanpa berhenti agar adonan tidak lengket dan rata. Yang menjadi super sekali adalah nampan atau wajan untuk memasaknya besar sekali, bisa berdiameter 1,5 – 2 meter.

Namun, sekarang ini kalian tidak usah repot – repot untuk mencari Jenang. Sudah ada banyak sekali pertokoan yang menjual berbagai macam jenang. Ada jenang wijen, jenang gula madusirat, dan semacamnya. Bahkan, di pasar pun sudah ada yang menjual eceran dan sudah terbungkus rapih dengan plastik berukuran kecil.

Jenang memang tidak ada duanya, jangan lupakan Coklat Jawa ini ya. .  😀