Lemet (baca: lemét) merupakan salah satu kuliner atau jajanan desa yang masih ada di sekitaran kabupaten Cilacap, kabupaten Banyumas dan sekitarnya. Pada Desa Kalikudi saja, jajanan ini masih eksis dan sering digunakan sebagai hidangan untuk cemilan maupun teman ngopi saat istirahat di sawah.

Lemet ini dibuat dengan direbus yang dibungkus menggunakan daun pisang. Bahan  yang digunakan untuk membuatnya pun cukup mudah ditemukan. Singkong lah yang menjadi bahan dasar pembuatan jajanan tradisional ini. Singkong yang dihaluskan dan diberi bumbu tradisional agar terasa gurih. Lalu ditakar sesuai dengan takaran dan dibungkus menggunakan daun pisang.

Proses perebusannya pun diperlukan waktu sekitar 30 menit. Pada perebusan Lemet ini, yang perlu diketahui adalah tidak dimasukkan ke dalam air rebusan, melainkan seperti menanak nasi. Dalam isitilah jawa adalah merawun.

Anda dapat menemui jajanan ini di pasar-pasar tradisional sekitar Cilacap dan Banyumas. Untuk wilayah Kecamatan Adipala, Anda juga bisa singgah sebentar ke Pasar Adipala untuk membeli jajanan pasar Lemet ini. Hanya dengan dua ribu saja, Anda sudah dapat mencicipi dan merasakan enaknya jajanan pasar ini. Dalam paket menjual, satu plastik berisi 10 buah lemet, seharga dua ribu. Murah bukan?