Sudah dua hari ini lagi menyempatkan diri untuk persiapan perkenalan website laskar kedawung di dusun Semingkir, Kalikudi. Ini merupakan salah satu usaha agar warga desa jadi melek teknologi.

Program Desa Melek Tekonologi memang sering digencarkan oleh para Relawan TIK. Namun, kali ini saya berusaha sendiri tanpa ada pendamping dari salah satu Relawan TIK setempat. Ujar saya, hanya memperkenalkan website perkumpulan pemuda – pemudi saja. Namun ternyata harus disiapkan dengan matang – matang.

Beberapa persiapan yang sudah saya lakukan antara lain, membuat presentasi dengan hanya 9 slide saja. Karena mungkin waktunya tidak terlalu lama, jadi saya pikir buat sedikit saja. Wong nantinya juga ada perwakilan orang setempat buat saya ajarkan tentang publikasi artikel di website. Persiapan lainnya seperti komunikasi dengan yang ada di rumah (posisi saya sedang di Tangerang). Komunikasi ini bertujuan untuk mengetahui persiapan apa saja yang juga harus disiapkan pada hari H (5/12/2015).

Mencoba untuk menjelaskan kepada Bapak sendiri seperti apa sih nanti presentasi saya. Beliau respek bagus, namun ternyata ada satu yang mengganjal dari hati ini. Keganjalan itu, undangan untuk pemuda – pemudi warga Semingkir, Kalikudi. Ternyata harus ada persetujuan dari Ketua Karangtaruna setempat, agar mengetahui apa saja kegiatan pemuda di sekitar wilayah tersebut. Selain itu, keterbatasan waktu yang saya punya yakni hanya satu hari satu malam untuk konsultasi kepada Kepala Dusun Semingkir dan beberapa Staff lainnya.

Sebetulnya acara besok (5/12/15) tepatnya malam minggu, adalah acara rutin pertemuan minggu wage-an di RT.02/06 Dusun Semingkir, Desa Kalikudi. Acara itu saya gunakan sekaligus sebagai media sosialisasi dari program yang akan saya sampaikan kepada pemuda Semingkir. Program tersebut mungkin hanya program remehan saja. Bagi saya ini menjadi situasi penting untuk diri saya dan warga Semingkir biat melek IT

Beberapa kendala yang saya alami memang terasa agak banyak. Hal ini tidak menjadi halangan saya untuk tetap melaksanakan pertemuan tersebut. Walaupun ada sedikit keraguan dalam diri saya, tapi ini harus dituntaskan. Jika tidak, saya bisa memipikirkan terus sampai tidak bisa tidur.

Saya berharap program saya ini berlangsung dengan lacar tanpa hambatan apapun. Dengan hasil yang bagus, dan ada respek dari pemuda setempat. Itulah yang menjadi faktor utama program ini, menghasilkan yang baik atau hanya pulang dengan tangan hampa. Tetapi, itu kembali kepada pemuda – pemudi Semingkir, jika memang mereka peduli dengan perkumpulan tersebut. Tentunya harus punya tekad dan prinsip bahwa, warga pedesaan juga bisa ngeblog, oprek – oprek web, jadi jurnalis desa, dsb.

Persiapan mengisi laskarkedawung.web.id