Kadang – kadang ada yang bingung sendiri dengan aplikasi yang digunakan. Misalkan sedang mengiktui tutorial penginstalan atau apa pun. Ada keganjalan yang dia dapat dari tutorial tersebut.

Salah satunya adalah file manager dari sinilah berawal. Ketika mengikuti tutorial untuk membuka file manager tentunya akan diikuti juga sesuai yang ada di tutorial itu. Tapi ini jadi salah kaprah, seharunya Anda harus menyesuaikan dengan sistem yang dipakai dan juga aplikasinya yang didukung. Sebagai contoh disebutkan untuk membuka file manager nautilus dengan hak akses root. Alhasil terjadi eror seperti ini, perhatikan:

[bash]
wahyu@idekie ~ $ sudo nautilus
[sudo] password for wahyu:
sudo: nautilus: command not found
[/bash]

Padahal Anda tidak menggunakan file manager nautilus. Seperti saya juga tidak menggunakannya. Jadilah eror seperti di atas. Jenis file manager pun ada banyak seperti nautilus, nemo, thunar, dolpin, dsb. Untuk melihat apakah Anda menggunakan nautilus atau yang lain coba buka file manager Anda. Klik help >> About. Akan ditampilkan seperti ini. Nah dari sinilah harus mengetahui aplikasi apa yang Anda gunakan.

about-thunar

Satu lagi yaitu teks editor. Ada banyak sekali jenis teks editor, sama halnya file manager juga banyak variannya. Untuk teks editor sendiri seperti, gedit, pluma, mousepad, vim, nano dan sebagainya. Untuk membuka aplikasi teks editor saat penginstalan atau edit konfigurasi juga harus memperhatikan teks editor yang Anda pakai. Jangan hanya berpatokan pada tutorial yang ada, tetap pada prinsip menyesuaikan.