Pada saat acara tertentu pasti kalian sering menjumpai makanan yang dibungkus dengen cething. Atau juga hanya menggunakan daun pisang atau jati sebagai bungkusnya. Sementara agar mudah dibawa makanan itu dimasukkan ke dalama keresek.

Apa si besek?

Besek atau brekat atau oleh – oleh sering disajikan atau dibawa setelah mengadakan hajatan atau selataman. Beberapa acara sering membungkuskan makanan sebagai sajian dari selamatan, hajatan, tahlilan dan lain sebagainya.

Bagaimana di rupanya?

Penampakan dari besek atau brekat ya seperti pada gambar. Sementara isinya ada bermacam – macam lauk pauk serta sayuran. Seperti mie, sayur oseng, ayam goren, nasi, dsb yang ditaruh pada cething sebagai wadah dari makanan tersebut.

besek

Perlukah besek?

Sebagai masyarakat yang sedang mengadakan selamatan atau hajatan, menyajikan besek sebagai cindra mata sudah lumrah. Hal ini sebenarnya warga yang sedang mengadakan selamatan sedang sodakoh berupa makanan matang. Nah, sodakoh itu buat siapa? Misalkan untuk selataman, hajatan, tahlilan, sebagai rasa syukur telah tercapainya suatau kegiatan itu.

Untuk hari ini alhamdulillah diberi besek oleh ibu kontrakan. Entah ada acara apa, kurang tahu. Lumayan bisa buat makan malam. A