Cilacap – Hari Kedua (26/9/2015) acara Festival Budaya Kalikudi adalah Seminar Desa. Beberapa tokoh masyarakat sangat berantusias untuk mengikuti seminar tersebut.

Warga masyarakat Kalikudi berkumpul bersama mengikuti Seminar Desa. Bahasan seminar tersebut salah satunya adalah “Membangun Negeri dari Desa”. Dari sinilah proses pembangunan negeri mulai dari pembangunan infrastruktur desa dan merawat kesenian adat dan budaya di berbagai desa. Ciri khas Adat dan Budaya yang beraneka ragam adalah kekuatan bangsa Indonesia.

Tidak hanya itu, pengrajinn wayang kulit Bapak Keket Suwandi ini pun ikut serta dalam seminar tersebut. Dengan gaya dan ciri khasnya memainkan wayang kulit dengan mahirnya. Jajanan pasar khas desa Kalikudi juga dapat dinikamati bersama oleh warga yang ikut serta dalam seminar.

Antusias warga mengikuti Seminar Desa

 

Jajanan pasar untuk disantap di acara tersebut. Sepert ubi, nagasari, pisang rebus, gethuk lindri, kue isi pisang. Semua jajanan tersebut di taruh pada wadah yang dibuat dengan janur, namanya Paseman.

jajanan pasar

 

Keket Suwandi si pengarjin wayang kulit asli Kalikudi. Beliau kadang – kadang juga membuat wayang dengan media kertas kardus.

pengrajin wayang kulit

Tari Calung Banyumasan menjadi salah satu pertunjukkan di Seminar Desa.

Tari Calung Banyumasan

Rujukan:

  • atapkalikudi.org
  • gambar dari twitter: @lakpesdamclp