Kalau menginstal lebih dari satu sistem operasi pasti akan ada namanya loader. Gnu/Linux mengenal loader dengan sebutan grub dan lilo. Tapi saya tidak akan membahas keduanya, apa itu grub dan apa itu lilo.

Asumsikan pada dualboot (Linux Mint Qiana dengan Windows). Posisi grub Linux Mint tertimpa Windows. Sebab mungkin baru saja instal ulang windows sehingga terjadi hal seperti itu.

Pastikan paham dan tahu di mana lokasi partisi sistem operasi tersebut. Bisa melihat dengan memakai gparted, atau terminal perintahnya:

atau

Jika sudah tahu lokasi partisi tersebut, siapakan bootable OS terkait. Membuatnya bisa pakai UnetBootin, Yumi, UUI, Rufus, DD, atau yang lain sesuaikan selera masing – masing. Masuk dengang sesi live CD/USB sistem yang Anda pakai.

Sesi instal grub, misalkan partisi berada di /dev/sda7 (sesuaikan dengan nomor urutnya pada pemaritisan harddisk Anda, bisa sda2,sda3,sda4,sda5 dsb)

Keterangan:

  • fdisk -l , untuk mencari nama pemartisian harddisk
  • mount /dev/sda7/ /mnt/, artinya untuk memount isi dari partisi /dev/sda7 ke direktori /mnt/ pada session live.
  • grub-install --root-directory=/mnt/ /dev/sda/, untuk menginstal grub pada root yang berada di direktori /mnt/ diinstal ke harddisk yaitu /dev/sda/
  • update-grub, untuk mengupdate list grub
  • reboot, untuk merestart sistem komputer Anda

Good Luck.